Mengenal dan Ciri-Ciri Musik Barok dan Rokoko | ANAK MUSIK

Mengenal dan Ciri-Ciri Musik Barok dan Rokoko

Anak MusikMengenal dan Ciri-Ciri Musik Barok dan Rokoko. Musik merupakan bunyi yang mengandung lagu dan irama sehingga membentuk keharmonisan bagi yang mendengarnya. Saat ini mendengarkan musik merupakan hiburan bagi yang mendengarnya. Seiring perkembangan zaman musik selalu berkembang hingga pada akhirnya bermunculan berbagai aliran musik yang menggugah selera bagi yang mendengarkannya. Ada juga aliran musik barok dan rokoko. Nah, apa yang dimaksud dengan musik barok dan rakoko? Untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut ini.

Mengenal dan Ciri-Ciri Musik Barok dan Rokoko

Mengenal Musik Barok dan Rokoko

Pada awalnya istilah Barok dan Rokoko ada pada seni arsitektur atau bangunan yang berupa ornamen atau hiasan pada bangunan. Nah, hiasan atau ornamen tersebut ikut mempengaruhi perkembangan aliran musik. Pada dasarnya, aliran musik Barok dan Rokoko adalah sama yaitu sama-sama menggunakan hiasan musik. Namun, keduanya tetap memiliki perbedaan. Di sinilah letak perbedaan tersebut, pada musik Barok penggunan ornamen terletak pada improvisasi pemain musik secara spontan sedangkan pada musik Rokoko, ornamen terletak pada semua pemusik saat dimainkan artinya hiasan ornamen memang sudah tertulis.

Musik Barok merupakan musik yang bernilai tinggi karena merupakan gambaran karya seni yang detil, penuh ekspresi dengan berbagai bentuk emosi, seperti rasa cinta, ketakutan, kecewa, kemarahan bahkan kebahagiaan sedangkan musik Rokoko bernilai lebih kecil tidak rumit seperti Barok. Adapun contoh vokal musik Rokoko adalah seriosa.

Adapun tokoh-tokoh musik Barok dan Rokoko adalah sebagai berikut.
  1. Konserto Grosso, Oratorio, Water Music, dan Royal Firework merupakan karya dari George Friederich Handel (1685 – 1759).
  2. Konserto Simfoni serta komposisi berbagai alat musik, seperti piano, viola, sonata, minuet, dan alat musik lainnya merupakan karya dari John Sebastian Bach (1685 – 1750).
  3. Konserto Lute, Gitar, Biola dan Trumpet merupakan karya dari Antonio Vivaldi.
    Mengenal dan Ciri-Ciri Musik Barok dan Rokoko

Ciri-Ciri Musik Barok dan Rokoko

Setiap aliran musik Barok dan Rokoko memiliki ciri-ciri. Adapun ciri-ciri musik Barok dan Rokoko adalah sebagai berikut.

  1. Permainan melodi sangat lincah sehingga para pemain musik dapat melakukan banyak improvisasi dalam permainannya.
  2. Aliran musiknya banyak menggunakan ornamen sehingga musiknya bervariasi dengan berbagai hiasan musik baik yang dilakukan oleh pemain musik maupun vokal.
  3. Terdapat dinamika yang keras dan lunak. Dinamika yang keras disebut forte sedangkan dinamika yang lunak disebut piano.
  4. Terdapat harmoni dua nada atau lebih. Namun, harmoni dua nada tersebut berbunyi secara bergantian yang biasa disebut polifonik atau kontrapunk.

Perlu Anda ketahui, saat memasuki periode akhir zaman Barok dikenal dengan periode Rokoko. Oleh karenanya, Barok dan Rokoko pada dasarnya sama. Akhir zaman Barok dan awal zaman Rokoko merupakan kebangkitan komoditas musik yang diakui digunakan untuk menaikkan derajat kaum bangsawan pada masa itu. Fenomena tersebut, membuat kelompok musik tidak lagi memiliki ideologi dalam bermusik karena musik yang mereka buat dibuat berdasarkan pesanan kaum bangsawan. Pada kenyataannya, banyak karya musik terlahir namun berdasarkan pesanan kaum bangsawan bukan terlahir karena penciptaan dari ideologis bermusik.

Setelah musik Barok dan Rokoko maka bermuncullan aliran musik lainnya secara berturut-turut, seperti musik Klasik, Romantik dan Kontemporer Klasik. Aliran musik Klasik ada sejak abad ke-18, aliran musik Romantik muncul pada pertengahan abad ke-18 sedangkan aliran musik Kontemporer Klasik muncul pada abad ke-19 sampai abad ke-20. 

Hal-hal di atas adalah pengetahuan tentang aliran musik Barok dan Rokoko. Banyak sekali aliran musik yang perlu dipelajari sebagai wawasan ilmu pengetahuan. Oleh karenanya, jangan pernah berhenti belajar tentang musik.

Baca Juga:
Karya Terpopuler