search-button

6 Tips Cara Menggunakan Efek Gitar Pedal

   
Anak MusikTips Cara Menggunakan Efek Gitar Pedal. Efek gitar merupakan peralatan yang berpengaruh penting terhadap hasil sound dari gitar yang kita mainkan. Menyeting efek gitar pun tidaklah sembarangan, perlu banyak pengalaman untuk dapat menghasilkan suara efek gitar yang pas sesuai karakter yang kita inginkan. Untuk menjadi seorang gitaris profesional, kita perlu mengetahui berbagai macam sound dari efek gitar yang akan kita mainkan. Seperti halnya genre musik pop, rock, metal, jazz, dan sebagainya. Tentu saja pengaturan efek gitar tersebut berbeda-beda, tergantung genre musik dan kamu perlu memiliki karakter yang khas.

Untuk menambah pengetahuan tentang pedal efek gitar, saya disini akan berbagi informasi secara sederhana, dari mulai pemasangan, pengaturan, dan bagaimana cara menggunakan efek gitar pedal dengan baik dan benar. Hal ini sangat saya rekomendasikan khususnya bagi pemula yang sedang belajar gitar elektrik (listrik) menggunakan efek gitar.

Tips Cara Menggunakan Efek Gitar Pedal

Dengan membaca informasi yang saya berikan ini, setidaknya kalian bisa memiliki wawasan bagaimana supaya sound gitar dari pedal efek gitar yang kamu miliki menghasilkan suara yang bagus sesuai keinginan kita sendiri.

6 Tips Menggunakan Pedal Efek Gitar yang Baik

1. Distortion and Overdrive

Ini merupakan jenis efek yang paling populer dan umum digunakan oleh sebagian gitaris handal di dunia. Jenis distorsinya sangat bervariasi dari yang halus hingga terkasar, dan itu tergantung pedal. Jika kamu termasuk gitaris Punk Rock, Heavy Metal dan musik hardrock, maka distorsi atau overdrive sangatlah dibutuhkan sekali.

Pada umumnya efek pedal distorsi bekerja dengan cara memancarkan gelombang suara persegi pada frekuensi yang sama sebagai input dari gitar. Kemudian keduanya dicampur bersamaan. Proforsi efek untuk mendapatkan suara normal dapat disesuaiakan dengan distorsi. Kontrol Umum yang perlu kamu ketahui pada efek gitar pedal distori diantaranya:
  • Distortion atau Overdrive === Atur Jumlah Distorsi
  • Level === Sesuaikan Jumlah Volume
  • Presence === Menghasilkan Tinggi Rendahnya Frekuensi

2. Delay and Sampling

Pedal Efek yang satu ini terbilang serbaguna, karena jenis efek ini dapat digunakan untuk membuat semacam resonansi. Kontrol umum efek Delay dan Sampling Pedals diantaranya:
  • Delay Level === mempengaruhi volume delay.
  • Feedback ===menyesuaikan kecepatan dimana suara diulang
  • Delay Time === menyesuaikan kecepatan dimana suara diulang
  • Range === empat pre-set delay untuk efek echo
  • Hold === memiliki tiga posisi diantaranya: off, terkunci dan tidak terkunci

3. Noise Gates

Pedal Gitar Noise Gates ini sangat berguna sebagai penghilang bising dari pedal efek gitar lainnya, biasanya jenis pedal gitar ini diletakan di akhir sebelum terhubung pada bagian speaker dan ampli gitar.
Tips Cara Menggunakan EFek Gitar Pedal yang Baik dan Benar
Baca juga:

4. Phasing and Flanging

Phaser atau Flanger adalah sesuatu yang memberikan suara gitar berbaur ke atas dan bawah. Phaser sendiri bekerja dengan memisahkan sinyal suara gitar dari pick up menjadi dua. Kedua sinyal tersebut kemudian bergeser keluar satu sama lain dari fase. Kontrol Efek Gitar Phasing dan Flanging yang benar diantaranya:
  • Depth === menyesuaikan sweep range
  • Manual === mengatur waktu nada
  • Rate === menentukan kecepatan sweep
  • Resonance === mengontrol jumlah feedback

5. Wah-wah Pedal

Efek pedal ini akan menekankan suara gitar pada frekuensi tertentu. Perubahan kontrol pedal Wah Wah bergerak atas dan bawah. sama seperti namanya, efek ini dapat menciptakan sound "wah-wah". Efek Pedal Gitar ini populer pada tahun 1960 dan efek suara yang paling terkenal disebut 'Cry Baby' yang dipopulerkan oleh gitaris handal dunia, Jimi Hendrix. Dengan jenis efek pedal gitar ini, kamu dapat menemukan berbagai macam suara aneh.

6. Chorus

Efek Chorus dapat menunda delay dan perubahan pitch. Perubahan kecil dalam keduanya tersebut dapat menghasilkan instrumen yang serempak. Kontrol umum yang sering digunakan pada Chorus Pedals diantaranya:
  • Depth === mengontrol lebar sweep
  • Rate === intensitas variasi
  • Tone === meningkatkan suara treble