search-button

Cara Bernyanyi Menggunakan Suara 2 Bagi Pemula

   
Karya Terpopuler
AnakmusikCara Bernyanyi Menggunakan Suara 2 Bagi Pemula. Tips belajar bernyanyi suara 2 ini disajikan secara lengkap, memudahkan pemahaman bagi pemula yang sedang belajar bernyanyi dengan baik, terutama menyanyi dengan suara dua tau backing vocal. backing vocal merupakan pengiring vokal asli, bisa bernyanyi bersamaan atau sekedar menambah nada-nada yang tidak terkuasai oleh vokal pertama. Bernyanyi dengan dua suara atau backing vokal tidak bisa kita anggap mudah begitu saja, karena untuk dapat belajar bernyanyi suara dua (2), kita memerlukan teknik vokal yang khusus.

Dengan adanya informasi atau tips ini, setidaknya kalian dapat menyimpulkan cara belajar bernyanyi menggunakan suara 2 dengan baik dan benar. Langkah-langkahnya sama seperti latihan vokal pada umumnya, namun terdapat hal-hal penting yang bisa kalian pelajari lebih dalam lagi. Untuk lebih jelasnya lagi, kalian dapat menyimak langkah-langkahnya dengan baik ewat pengertian di bawah ini.

Cara Bernyanyi Menggunakan Suara 2 Bagi Pemula

Belajar menyanyi menggunakan suara 2 memang memiliki nada yang sama dengan suara pertama, namun volume lebih kecil dibanding suara pertama. Seperti apa langkah-langkah belajar vokal atau bernyanyi menggunakan suara dua (2)? Silahkan simak di bawah ini.

  1. Artikulasi Dalam Bernyanyi. Artikulasi merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi orang yang sedang belajar bernyanyi, karena setiap lagu harus menyampaikan satu arti atau lirik yang sangan jelas dan bermakna. Artikulasi memiliki hubungan dengan lagu yang akan disampaikan. Terdapat 2 bagian untuk melatih artikulasi menggunakan bahasa indonesia, diantaranya: Huruf Vokal (hidup) dan Huruf Konsonan (mati). Huruf vokal terdiri dari: A-I-U-E-O. latihlah berulang-ulang menghafal kelima huruf ini. Buka mulut kamu selebar-lebarnya sesuai dengan huruf yang anda hafalkan. Perlu diperhatikan juga bahwa setiap huruf harus dilafalkan dengan benar, huruf A harus benar-benar berbunyi A bukan HA atau AH, huruf I bukan IH, huruf E, benar-benar berbunyi E bukan Ek, dan seterusnya. Sedangkan untuk Huruf Konsonan (mati) terdiri dari: A-I-U-E dan O. hafalkan juga huruf ini dengan baik. Perlu diperhatikan juga pada huruf B, P, dan T, jangan melakukan penekanan yang berlebihan pada ketiga huruf ini.
  2. Pernafasan Dalam Bernyanyi. Terdapat 2 cara pernafasan yang baik dan benar dalam bernyanyi, menggunakan pernapasan perut dan diafragma. Pada pernapasan perut, ronga perut berfungsi untuk menyimpan udara, seseorang yang menggunakan pernapasan perut akan terlihat, perutnya akan selalu bergerak seiring nafas orang tersebut. Sedangkan pernapasan diafragma, yaitu: menggunakan rongga dada untuk menyimpan udara. Dalam bernyanyi dan memainkan alat musik tiup, bernyanyi dianjurkan untuk menggunakan pernapasan diafragma ini. Dengan menggunakan pernafasan diafragma, penggunaan udara atau napas lebih efektif dalam membantu produksi suara. Latihlah pernapasan ini secara terus-menerus dengan waktu efektik. tarik nafas dengan mengisi rongga dada, bukan perut. Lalu buang atau keluarkan perlahan nafas secara perlahan. Lakukan latihan ini bersamaan dengan latihan huruf vokal A-I-U-E-O.
    Cara Bernyanyi Menggunakan Suara 2 Bagi Pemula
  3. Tips Melatih Vokal Untuk Bernyanyi. Untuk mendapat suara yang baik dan enak di dengar, kita memerlukan latihan khusus. Diantaranya dengan melakukan senam pernapasan dan sering mengkonsumi air putih. Dan ada banyak tambahan cara lain juga agar dapat mengolah vokal dengan baik, yaitu:  Artikulasi (cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas) dan Pernafasan. Jenis Pernafasan terbagi menjadi 3 yaitu: Pernafasan Dada: Pernapasan ini cocok untuk nada-nada rendah, namun penyanyi akan mudah lelah. Pernafasan Perut: udara akan cepat habis, kurang cocok digunakan dalam menyanyi. Pernafasan Diafragma: inilah cara pernafasan yang paling cocok digunakan untuk seoarang penaynyi. Menyanyi dengan pernafasan ini akan mudah diatur pemakaiannya, mempunyai power dan stabilitas vokal yang baik.
  4. Phrasering. Phrasering merupakan aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar agar mudah dimengerti oleh pendengar, tentunya sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.
  5. Sikap Badan. Sikap badan juga berpengaruh penting dalam bernyanyi. Posisi badan bisa saja duduk maupun berdiri, yang penting anda merasa santai dan tidak menggangu saluran pernafasan. Namun, berdiri dengan badan tegak dan relaks jauh lebih baik dibanding duduk
  6. Resonansi. Resonansi adalah usaha untuk memperindah suara dengan memfungsikan rongga-rongga udara yang turut bervibrasi atau bergetar disekitar mulut dan tenggorokan.
  7. Vibrato. Vibrato merupakan usaha untuk memperindah sebuah lagu dengan cara memberi gelombang suara yang bergetar dan teratur, biasanya di terapkan di setiap akhir sebuah kalimat lagu.
  8. Improvisasi. Improvisasi adalah usaha untuk memperindah lagu dengan merubah atau menambah sebagian melodi lagu, namun tidak merubah melodi pokoknya.
  9. Intonasi. Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau dengan tepat oleh penyanyi. Beberapa syarat agar terbentuknya Intonasi yang baik:    memiliki pendengaran yang baik, mengontrol pernafasan, dan memiliki rasa musical.

Itulah beberapa tips atau cara bernyanyi menggunakan suara 2 dengan baik dan benar. Kamu dapat melatih setiap pembelajaran di atas secara bertahap. Hal yang dibutuhkan untuk menjadi backing vokal atau suara dua diantaranya: tidak fals, bernada sama namun volume harus lebih rendah dibanding suara vokal pertama saat bernyanyi. Namanya juga backing vocal, jadi suara harus belakang di vokal penyanyi utama.

Baca juga: