search-button

Sejarah Alat Musik Recorder

   
AnakmusikSejarah Alat Musik Tradisional Recorder. Sebuah hal mengejutkan mengenai alat musik ini, di ketahui bahwa suling menjadi alat musik tertua pernah ditemukan di jagad raya ini. Pada zaman Neanderthal di perkirakan 40.000 tahun lalu, sebentuk tulang binatang berbentuk seruling di temukan. Tulang tersebut di indikasikan digunakan sebagai alat musik dizaman tersebut  layaknya seruling. Pada abad ke – 14, alat musik ini tercatat sebagai alat musik tiup, sejak Grove’s Dictionary menggunakan kata ‘recorder’, yang pada waktu itu di ceritakan seseorang yang berasal dari keluarga Earl of Derby sedang mengoperasikan atau berlatih sebuah alat musik bernama Fistula Nomine Recordour . Kejadian tersebut tercatat tahun 1388, dan orang yang berasal dari Earl of Derby tersebut sekarang dikenal sebagai Raja Henry IV. Hingga abad ke – 18, alat musik tiup tersebut lebih dikenal sebutan flauto (dalam bahasa italia), kita tahu bahwa bahasa italia kerap digunakan dalam istilah – istilah musik.

Sejarah Alat Musik Tradisional Recorder

Hingga kini, alat musik tiup tersebut masih terkenal dengan sebutan‘ flauto traverso’. Mulai dari bentuknya yang terlihat sederhana, alat musik recorder atau di sebut juga seruling, yang mana bentuk awalnya hanya memiliki enam buah lubang untuk menghasilkan nada suara yang berbeda – beda. Namun seiring  dengan kemajuan pengetahuan  dalam bidang seni yang makin tinggi dan berkembang, sekitar tahun 1670 – an alat musik recorder atau flauto atau di sebut pula flute, ditambahkan satu buah lubang lagi yang kemudian memiliki 7 buah kunci nada.
Di rasa belum cukup sampai sana, untuk mendapatkan nada C# seorang seniman bernama Quantz pada sekitar tahun 1722 menambahkannya. Setelah itu Lalu Quants menambahkan nada D# pada tahun 1726. Selanjutnya seniman bernama Florio menambahkan nada G# sekitar tahun 1760. Sebelum pada akhirnya menjadi alat musik yang kita kenal sekarang recorder mengalami (perubahan) revolusi, yang mana kesemuanya di karenakan adanya kekurang pas an dalam tangga nada yang ada. Jenis – jenis alat musik recorder yang kita kenal diantaranya:
 
Sejarah Alat Musik RecorderKita tahu bahwa recorder tidak hanya satu jenis, kami sebagai kalangan awam mungkin hanya mengetahui satu jenis saja yakni suling, yang mana alat musik ini sering di gunakan dalam kegiatan kesenian di sekolah. Pada kenyataanya Ada beberapa macam recorder yang terdapat di masyarakat saat ini, salah satu namanya yaitu namanya recorder soprano (descant) juga alto, itu menjadi recorder yang paling sering digunakan saat ini. Kemudian sopranino, tenor, serta recorder bass.
Masih banyak lagi jenis lainnya, utamanya yang populer digunakan oleh para kalangan profesional di bidang musik itu sendiri. Namun yang perlu diketahui, umumnya oleh kalangan pelajar dan mahasiswa hanya jenis yang di sebutkan di atas saja. Bagian – bagian Recorder. Untuk bagian – bagian dari alat musik recorder atau blockflute (Jerman), atau flute a bec (Prancis), atau suling (Indonesia) ini terdiri dari: bagian kepala dimana terdapat lubang buat meniup (mouthpiece) dan lubang suara. Lalu bagian badan (body) nan terdapat tujuh buah lubang, dan bagian kaki (foot) nan terdiri atas lubang oktaf di bagian bawah.

Baca juga: