search-button

Periodisasi Perkembangan Musik Di Barat

   
Anakmusik – Periodisasi Perkembangan Musik Di Barat. Sama halnya seperti manusia, musik juga mengalami perkembangan. Musik barat juga mengalami perkembangan, berbicara soal musik barat, apakah anda menyukai musik barat? Lagu apa yang paling anda sukai? dan apakah anda mengetahui bagaimana periodisasi perkembangan musik di barat? Perkembangan musik di barat dibagi menjadi enam zaman.

Periodisasi Perkembangan Musik Di Barat

Zaman Kuno. Pada zaman sebelum ditemukan alat-alat musik, hampir seluruh karya musik hanya berbentuk melodi yang dinyanyikan dengan suara manusia sehingga pada zaman itu Gereja menolak alat-alat musik dalam peribadatan karena dianggap mengganggu suasana beribadat. Ketika Paus Gregorius I menjabat pimpinan gereja, mulailah diadakan reorganisasi liturgi Katholik dan dimulailah penggunaan musik gregorian sebagai musik resmi gereja Katholik. Bentuk musik gregorian berupa melodi yang dinyanyikan tanpa iringan musik.

Zaman Renaisans. Musik pada zaman Renaisans banyak dipengaruhi oleh bentuk ruangan gereja yang besar dan kedap suara. 

Zaman Barok. Zaman Barok atau disebut sebagai awal Gaya Modern yang dimulai pada abad ke 16. Bentuk baru yang menyangkut instrumentasi, metode maupun sumber ide garapan mulai mengalami revolusi. Pada abad ke-18, gaya Barok murni dapat terwujud dengan sempurna. Bentuk opera mulai disuguhkan untuk khalayak ramai, sedangkan khusus untuk konser masih terbatas untuk kalangan bangsawan. Berikut ini adlah ciri ciri musik zaman barok yaitu:
  1. Media Penyajian, Didalam orkestra, musisi mulai menggunakan alat-alat musik flute, hobo, basson, keyboard, dan alat musik petik.
  2. Ritme, Zaman Barok banyak karya musik yang didasarkan pada satu pola ritme dan pemakaian satu tempo yang tampak sangat monoton.
  3. Melodi, Melodi zaman ini selalu mengalir, kadang menggunakan ornamentasi di luar iringan.
  4. Tekstur, Pemakaian alat musik basso continuo atau figure bass.
  5. Pola, Bentuk opera, oratorio, cantata, sonata, concerto grosso, dan overture sudah mulai menjadi mode.
    Periodisasi Perkembangan Musik Di Barat
Zaman Klasik. Ciri ciri musik zaman klasik adalah sebagai berikut.
  1. Bentuk musik  dalam bentuk sonata.
  2. Tekstur bersifat homopon.
  3. Melodi gaya melodi bersifat kompak dan memiliki kesamaan tema.
  4. Harmoni kurang kompleks, cenderung banyak menggunakan trinada.
  5. Improvisasi mulai hilang, semua tanda-tanda frase, dinamik, ornamentasi, dan akor ditulis lengkap.

Zaman Romantik. Karya-karya musik pada zaman Romantik lebih mengutamakan pada garapan emosional dan dramatis. Karya musik pada zaman Romantik selalu dipertunjukan pada gedung konser. Gereja masih mendominasi kegiatan masyarakat. Penyajian nyanyian tunggal dengan iringan piano merupakan teknik penyajian yang sangat digemari oleh masyarakat luas. Musik zaman Romantik mulai didominasi oleh alat musik gesek yang ditambah dengan picolo, clarinet, horn, trombon, tuba, harpa, dan beberapa alat musik pukul. Ritme yang mendukung ide serta ekspresi seseorang makin lengkap. Pembuatan melodi untuk vokal sangat dipengaruhi oleh gaya pembuatan melodi instrumen.

Tekstur zaman Romantik sebagian besar berbentuk homophonik yang sudah dikembangkan dengan pemakaian akor-akor disonan, ornamentasi, dan teknik kontrapung secara bebas.
Pada zaman Romantik pembentukan karya musik bentuk garapannya rhapsodi dan usaha-usaha musikalisasi puisi. Perkembangan musik zaman romantik ini kaya harmoni.

Zaman Impresionisme. Karya-karya musik pada zaman Impressionisme ditandai oleh paduan nada yang kurang disenangi masyarakat yang justru menjadi mode. Penggunaan alat musik flute dan klarinet selalu diarahkan untuk suara beregister rendah, sedangkan violin untuk register tinggi. Di samping itu, alat-alat musik trompet, horn, selesta, dan glokkenspiel mulai digemari untuk memainkan kalimat lagu pendek. Pada zaman Impressionisme ditandai dengan penggunaan melodi dan tangga nada yang dipengaruhi oleh musik gamelan.

Baca juga: