search-button

Jenis dan Fungsi Alat Musik Ritmis Pada Aliran Musik

   
Anakmusik – Jenis dan fungsi  alat musik ritmis pada aliran musik, beragam alat musik didunia ini tentunya telah banyak diciptakan, seperti alat musik ritmis. Alat musik tersebut bisa menghasilkan sebuah suara yang sangat merdu. Sebab alat musik ritmis memiliki keunikan baik dari nada atau dari cara memainkannya.

Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang jenis dan fungsi alat musik ritmis pada aliran musik. banyaknya pengertian tentang alat musik ritmis , yang menyebabkan sering terjadi perbedaan pendapat mengenai hal tersebut. Suatu perbedaan merupakan hal yang wajar, maka kita sebagi orang awam tidak harus terlalu memikirkan terhadap perbedaan yang muncul. Alat musik ritmis pada dasarnya merupakan alat musik yang tak bernada, berbeda dengan alat musik melodis yang mempunyai nada dasar (do, re, mi, fa, so, la, si, do) dan biasanya alat musik ritmis ini berfungsi sebagai alat pengiring dan pengatur tempo lagu. Alat musik ritmis biasanya dimainkan dengan cara dipukul menggukan tangan ataupun alat bantu (stick). Beberapa jenis alat musik ritmis pada aliran musik ialah:

Jenis dan Fungsi Alat Musik Ritmis Pada Aliran Musik


  1. Drum merupakan salah satu alat musik (instrument) yang memiliki fungsi sangat penting dalam dunia musik, apalagi di era modern seperti sekarang ini. Sebagai bukti bahwasanya drum memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia musik, lebih dari 95% hit/lagu yang beredar di pasaran baik itu yang kita dengar melalui radio, TV, handphone, iPod atau media lainnya di dunia ini, semuanya menggunakan instrument drum sebagai alat (musik) pengiringnya. Baik itu berupa drum acoustic, drum elektrik, machine drum dan lain sebagainya. Sebagai buktinya lagi, ketika kita sedang melihat pertunjukan musik, di atas panggung pastia ada alat musik ini (drum), jika tidak ada drum di atas panggung, berarti tidak ada pertunjukkan live disitu, kemungkinan besar adalah lipsing.fungsi utama dari Drum adalah sebagai alat musik pengatur ritme lagu sehingga menjadi enak di dengar.
  2. Gendang atau yang disebut juga dengan kendhang merupakan sebuah instrumen yang dalam gamelan Jawa Tengah dan Jawa Barat. Menggunakan tangan dan tanpa alat bantu apapun merupakan salah satu cara membunyikan instrument. Gendang terdiri dari beberapa jenis, ketipung yang dikenal dengan memiliki ukuran kecil, sedangkan gendang yang mempunyai ukuran menengah disebut dengan gendang kebar/ciblon. Ketipung ternyata mempunyai pasangan yang disebut dengan kendang gedhe (kendang kalih). Kendang kalih ini seperti ketawang, gendhing kethuk kalih dan ladrang irama dadi biasa dimainkan pada gendhing yang memiliki karakter halus. Dan bisa juga dimainkan secara cepat pada pembukaan lagu jenis lancaran dan ladrang irama tanggung. ada satu kendang lagi namanya kendhang kosek, kendhang ini biasa dimainkan untuk dunia pewayangan ada satu lagi kendhang yang khas.fungsinya adalah untuk mengatur irama/ritme.
    Alat Musik Ritmis Gendang
  3. Kongo ini merupakan alat musik yang hampir sama dengan gendang tetapi bentuk konggo lebih panjang dan bentuknya memiliki keunikan, dengan bahan yang terbuat dari kayu. Permukaan kongo pun juga terbuat dengan menggunakan kulit hewan untuk menghasikan bunyi yang khas. Alat musik kongo ini juga mempunyai dua ukuran yang berbeda, yaitu ada yang tinggi dan juga ada yang lebih rendah, namun bentuknya tetap sama dan diletakan pada penyangga besi sebagai gantungannya, yang bertujuan agar menjaga posisi tetap seimbang saat dimainkan. Cara memainkan alat musik kongo yaitu dengan cara memukul dengan kedua tangan tanpa ada menggunakan alat bantu. Sekitar abad ke 19 alat musik ini pertama kali digunakan dan didokumentasikan di wilayah bagian Timur Kuba, dan terkenall sebagai “Oriente”, di mana ia sedang bekerja di musik populer, seperti anak Kuba, Changui dan Nungai. Dari Afrika Tengah - lah yang yangsebagian besar berpendapat bahwa sumber sejarah budaya dari Afro-Cuban merupakan tempat berasalnya atau kelahiran alat musik kongo ini. Sebagian besar sumber sejarah budaya dari Afro-Cuban mengatakan bahwa bongo berasal dari Afrika Tengah (Kongo/Bantu). Sejenis drum yang bagian bawahnya terbuka. Bentuknya seperti drum namu bagian bawahnya terbuka.
  4. Marakas, yang dalam bahasa asing disebut dengan Maracas, Mbara’ka, Maraca’ dan Maracax’a, di kelompokan dalam alat musik perkusi. Dahulu, alat musik ini dimainkan secara tunggal sebagai sarana penyembuhan dalam berbagai macam prosesi ritual yang merata hampir di seluruh Afrika, Amerika Selatan dan Karibia. Marakas sendiri  merupakan salah satu bagian yang sangat penting dari musik Cuba, Charanga, Rumba, Salsa dan Trova Ensemble. Jenis alat musik seperti itu hampir bisa kita temui di seluruh dunia. Pada dasarnya, labu yangdikeringkan atau kilit kering yang rajut merupakan bahan material luar dari alat musik perkusi ini . akan tetapi, kayu, kelapa, jerami, plastik dan sejenis buah squash yang kemudian diisi dengan biji-bijian dari berbagai macam jenis tumbuhan atau bahan lain yang bisa beresonansi dengan labu kering (kulit luarnya) yang bisa dijadikan sebagai bahan untuk instrumen perkusi ini.Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan bunyi gemetar yang enak didengar dari benturan maupun pergesekannya dengan jenis bahan yang mungkin dipakai di dalamnya. Sementara dengan jumlah dari isi dalam marakas tergantung pada keindahan dari pemain dan pembuat alat musik tersebut. Di settiap marakas juga terdapat sebuah batang atau tongkat kayu silinder yang dipakai sebagai alat bantu agar lebih mudah memegang dan memainkannya.
    Alat Musik Ritmis Maricis
  5. Tamborin / Rebana terbuat dari bingkai kayu yang berbentuk bundar yang dilengkapi dengan membran pelapis dari kulit kambing, sapi atau plastik. Tamborin merupakan bagian dari instrumen perkusi yang dimainkan dengan teknik ditabuh menggunakan telapak tangan dan digoyangkan. Tamborin ini menghasilkan suara yang gemerincing dan juga bisa dipadukan dengan suara tabuhan dari bagian membrannya. Tamborin memiliki beberapa simbal atau krincingan logam kecil yang ada di sekeliling bingkainya dan akan menghasilkan bunyi bergemerincing ketika alat musik ini digoyangkan. Biasanya tamborin dimainkan dengan cara dipegang secara vertikal dan digoyang menggunakan salah satu tangan disertai beberapa tabuhan pada membran kulit menggunakan tangan yang lainnya. Tamborin yang berasal dari Eropa. Namun instrumen ini memiliki banyak kesamaan dengan alat musik sejenis lainnya yang ditemukan di China dan Asia Tengah (Diere), Greenland (Aelyau),India (Daph), dan Peru (Chil Chil).  Sekelompok musik yang berasal dari tentara Turki (Janissaries) merekalah yangpertama memaikan tamborin tradisional.  Sedangkan Mozart untuk pertama kalinya menggunakan tamborin sebagai salah satu instrumen dalam musiknya pada tahun1782. sementara dalam bebagai macam orkestra tamborin modern memiliki berkontribusi yang sangat besar,instrumen ini merupakan alat musik yang paling banyak dipakai yang bertujuan untuk menambah variasi warna suara dalam pertunjukkan musik sejak abad ke-19.
  6. Triangel memiliki bentuk yang lebih simpel, terbuat dari logam yang berbentuk segitiga tapi menghasilkan bunyi yang dapat menggiringi alat musik lain untuk perpaduan bunyi. Triangle memiliki suara tinggi dan nyaring saat dimainkan. Cara menggunakan alat musik yang satu ini dengan cara memegang tangkai yang di sediakan, dan dipukul menggunakan besi pemukul untuk menghasikan bunyi.

Baca juga: