search-button

Sejarah Alat Musik Cello

   
AnakmusikArtikel Sejarah Alat Musik Cello. Apakah alat musik cello itu? Mungkin sebagian masyarakat kita ada yang masih belum tahu alat musik cello ini. Nah, berikut ini kita akan menyajikan ulasan tentang artikel sejarah alat musik cello. Selamat menyimak. 

Cello berasal dari “Violocello” yang disingkat menjadi cello, dalam bahasa italia violoncello yang berarti “violone kecil”. Violone merupakan instrumen kuno, sebuah viol besar yang hampir sama dengan bass modern. Namun  jika dalam bahasa Indonesia cara pengucapan pun sama dengan celo atau selo, yaitu alat musik gesek dan merupakan anggota dari keluarga biola. Cellis adalah sebutan untuk orang yang memainkan alat musik cello ini. Cello merupakan alat musik yang paling terkenal dalam berbagai aspek, dijadikan sebagai inti atau fondasi dalam orkes modern dan musik kamar yang merupakan instrumen tunggal.
 
Musik klasik Eropa merupakan musik yang paling lekat dengan alat musik cello. Cello merupakan puing dari orkesta standar dan memberi suara bass dalam sebuah kuartet gesek. Sejumlah besar sonata dan concerto bentuknya telah diubah, alat musik ini bukanlah hal yang wajar untuk musik pop, namun pernah diperlihatkan dalam rekaman – rekaman jenis musik rock.

Sejarah Alat Musik Cello


Dari sekian karya Barok yang paling populer untuk cello yaitu karya dari J. S. Bach Unaccompanied Suites for cello, yang biasa kita ketahui sebagai Bach Cello Suites. Salah satu contoh lagu zaman klasik adalah karya Haydn Cello Concerto #1 in C mayor. Repertoar standar era romantik termasuk Cello Concerto in B minor oleh Antonin Dvorak, Cello Concerto in E minor oleh Elgar, dan dua sonata oleh Brahms. Komposisi – komposisi modern dari awal abad ke-20 termasuk sonata – sonata cello tanpa iringan oleh Paul Hindemith (opus 25) dan Zoltan Kodaly (opus 8). Rekaman – rekaman di dalam genre Avant Garde telah menghidupkan kembali keluwasan alat musik ini. Contohnya adalah Night of the Four Moons oleh George Crumb.

Sejarah Alat Musik CelloCello ini terbuat dari kayu, meski beberapa cello sekarang ini banyak yang terbuat dari bahan serat karbon. Kayu spruce adalah bahan untuk Cello tradisional pada bagian atas, lalu bagian belakang, leher dan sisinya menggunakan bahan kayu maple. Kayu – kayu yang lain, seperti willow atau poplar, terkadang juga digunakan sebagai bagian sisi atau belakangnya. Bahkan senar – senar cello modern bahannya terbuat dari nilon, baja, usus atau bahan – bahan inti sintetis yang lain, yang dilapisi dengan macam – macam gulungan logam. Cello ini adalah alat musik klasik Eropa khususnya italia. 

Nah, teman – teman itulah sekilas artikel sejarah alat musik cello yang ternyata berasal dari musik klasik Eropa khususnya italia. Masih banyak lagi sejarah alat musik lainnya, sampai jumpa di artikel berikutnya.

Baca juga: