search-button

Sejarah Alat Musik Akordeon dan Perkembangannya

   
AnakmusikSejarah Alat Musik Akordeon dan Perkembangannya. Pada umumnya setiap daerah pasti mempunyai kesenian dan kebudayaan, namun membahas kesenian dan kebudayaan di daerah Sumatera Selatan anehnya alat musik tradisional yang mereka miliki tidak mempunya unsur keistimewaan, dalam artian mungkin kurang diminati, namun tidak mehilangkan alat musik tradisional itu pula karena alat musik itu hingga sekarang masih populer di daerah Sumatera selatan. Apa sih alat musik itu? Alat musik itu bernama Akordeon. Akordeon merupakan satu – satunya alat musik tradisional Sumatera Selatan. Akordeon ini sering kali digunakan untuk mengiringi musik – musik religi dan musik modern lainnya. Untuk lebih jelasnya mari kita baca berikut sejarah alat musik akordeon.

Menurut sejarah dunia, ternyata pada tahun 1822 seorang seniman yang berasal dari Berlin, Jerman, bernama Christian Fried menciptakan alat musik akordeon. Kemudian pada tahun 1829 Akordeon mulai dipatenkan oleh Cyrill Demian. Dan semakin lama semakin populer dan mulai dikenal di Inggris pada tahun 1831. Mulanya akordeon ini memang sudah mempunyai tuts piano tetapi masih sangat sederhana dan tradisional. Dan semakin lama sesudah ditemukan pengembangan piano yang lebih ke masa kini, akhirnya akordeon sekarang mempunyai tuts yang mirip dengan piano secara luasnya. Bukan hanya itu juga, akordeon sekarang ini memiliki pertahanan dan kualitas suara yang jauh lebih baik.
 

Sejarah Alat Musik Akordeon Dan Perkembangannya

Akordeon ini memiliki point – point yang bersipat menyeluruh (universal) diantaranya bellow, tubuh, dan palet dan bagian lain yang variabel. Tubuh terbuat dari dua kotak kayu yang menyatu dengan bellow. Didalamnya merupakan ruang buluh yang akan mengeluarkan suara atau bunyi. Sedangkan palet yang berbentuk seperti katup, mempunyai fungsi sebagai pengontrol masuk dan keluarnya udara ke dalam alat musik akordeon itu. Sedangkan bellow merupakan point yang cenderung menciptakan kevakuman dan tekanan udara yang digetarkan sehingga menghasilkan suara.

Ternyata akordeon ini tidak hanya satu jenis, melainkan akordeon ini terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah akordeon diantonis, akordeon concertinas, akordeon berwarna dan yang terakhir adalah akordeon yang sering kita dengar yaitu akordeon piano.
Sejarah Alat Musik Akordeon
Akordeon diantonis adalah akordeon yang paling terkenal diseluruh dunia, yang sering kali digunakan sebagai pengiring tarian – tarian berkelompok di Eropa. Akordeon diantonis ini memperoleh suara paling tinggi dibandingkan akordeon yang lainnya. Sedangkan akordeon concertinas mempunyai bentuk sedikit lebih aneh. Alat musik ini terdapat kisi – kisi udara yang berjumlah empat sampai dua belas. Sedangkan di Rusia ternyata akordeon berwarnalah yang sangat populer. Dan yang terahir adalah akordeon piano yang telah sering kita jumpai.

Menurut saya alat musik akordeon ini memiliki nilai yang tinggi, tidak seperti yang dikatakan diatas, karena ternyata salah satu akordeon ini mempunyai kepopuleran di seluruh dunia. Itulah sejarah alat musik akordeon, tidak bosan – bosanya kita membahas tentang alat musik, karena dengan begitu kita akan tahu karya – karya jaman nenek moyang kita yang terdahulu, dengan begitu kita bisa lebih menjaga peninggalan jaman dahulu dan senantiasa melastarikannya.

Baca juga: