search-button

Daftar Istilah Dalam Efek Gitar Terlengkap

   
AnakmusikDaftar Istilah Dalam Efek Gitar dan Ampli Gitar Terlengkap. Mungkin kalian belum tahu tentang nama – nama atau kata – kata yang berada dalam sebuah efek gitar dan ampli gitar, begitu juga dengan kegunaannya. Nah, disini saya akan menerangkan beberapa manfaat dari sebuah kata yang terdapat pada efek gitar akustik maupun elektrik (gitar listrik). Dari sebuah efek dan ampli gitar, tentunya terdapat pengaturan –  pengaturan equalizer yang berguna untuk memaksimalkan sound gitar seperti yang kamu inginkan. Dengan adanya artikel ini, semoga kalian seorang gitaris pemula maupun professional akan memahami arti kata yang terdapat pada sebuah ampli gitar maupun efek gitar. Berikut ulasannya!
Daftar Istilah Dalam Efek Gitar

Daftar Istilah Dalam Efek Gitar Terlengkap

  1. Active. Kata aktif adalah memerlukannya daya tenaga tambahan energi baterai. Hal ini biasanya mengacu pada efek Line Selector yang berada dalam rantai efek.
  2. Analogue. Analog adalah teknologi proses efek yang tidak berbasis komputer yang hanya menggunakan sebuah komponen elektronik, seperti halnya pedal Fuzz.
  3. Attack. Ini disebut sebagai not. Salah satu contoh attack yang cepat adalah suara yang nyaring pada awal not gitar. Untuk menciptakan slow attack, kita bisa menaikan volume dari nol, setelah not tersebut dipetik.
  4. Cab. Nama ini adalah singkatan dari Kabinet atau Cabinet.
  5. Clipping. Keadaan yang muncul saat jumlah sinyal melewati sebuah input yang terlalu banyak atau disebut dengan istilah teknis untuk distorsi.
  6. Combo. Combination Amplifier yang terdiri dari sebuah (Head) ampli gitar sekaligus kabinet speaker yang berada dalam satu wadah.
  7. Digital. Proses sinyal yang berbasis komputer dan menggunakan microchip, seperti pedal digital efek delay.
  8. Dry. Suara gitar yang kering, murni dan tidak diproses, bisa dibilang juga kebalikan dari sinyal basah (wet).
  9. Dynamic. Dinamik merupakan istilah umum yang digunakan efek gitar dan sangat mempengaruhi perubahan volume. Seperti halnya efek komposer, dan efek ini sangat berpengaruh bagi volume gitar.
  10. Effect Chain. Rantai efek adalah urutan yang selalu digunakan untuk menghubungkan beberapa efek menjadi satu.
  11. Envelope. Istilah Envelope biasanya berkaitan dengan volume, dan ini merupakan perubahan suara dalam jangka waktu yang tertentu.
  12. Filter. Bentuk EQ (Equalizer) yang mengambil sinyal dari frekuensi aslinya.
  13. Head. Ampli atau power saja, tidak sama dengan Combo. Yang paling popular biasanya disimpan di tempat susunan Head Ampli Marshall.
  14. Low Frequancy Ocillator merupakan jeris sirkuit yang dipakai untuk memberikan getaran pada berbagai efek, termasuk filter, tremolo dan vibrato.
  15. Modulasi. Merupakan perubahan namun dalam dunia musik kata ini dipakai untuk memperlihatkan perubahan kunci, atau sebaliknya, berpatokan pada perubahan titik nada sebuah suara. Adapun contoh dari efek modulasi yaitu Pedal Fitch – Shifter dan Chours.
  16. Multiple Effects yang disingkat menjadi Multi – FX. Dalam satu unit memerlukan banyaknya efek yang digunakan, dikontrol dengan otak komputer yang sudah diprogram. Lebih bertenaga dan serba guna bila dibandingkan susunan efek injak.
  17. Parameter. Masalah apa saja dari efek yang bisa dirubah seperti time pada delay, drive pada distorsi, speed pada chours, dan lain - lain. Pedahal efek yang menyediakan knob terisah setiap parameter. Dibandingkan efek injak, pada umumnya banyaknya yang diberi jalan ke parameter oleh prosesor Multi – FX dan prosesor rak studio.
  18. Passsive (pasif) ini tidak begitu terlalu membutuhkan banyak energi tambahan. Contohnya seperti gitar elektrik.
  19. Power Ampli Filter merupakan tahap akhir dari ampli sebelum speaker. Berfungsi sebagai men – drive kabinet speaker.
  20. Pre – Ampli Filtr merupakan tahap pertama dari ampli sesudah input atau setelah dimasukan. Pre – amp ampli tabung ini digunakan sebagai contoh, sangat berperan penting untuk karakter tone khas ampli.
  21. Regenerasi merupakan nama lain dari feedback, yaitu parameter yang bisa dilihat pada efek flanger dan delay.
  22. Series Connection jika dalam bahasa indonesia yaitu konek seri, yang menghubungkan gitar langsung ke satu pedal efek dan selajutnya menyatukan seluruh pedal efek dalam satu runtuyan, lalu masuka input ke ampli gitar diakhir.
  23. Stompbox (Efek Injak). Pedal berbasis lantai, biasa juga diartikan sebagai 1 efek dalam 1 pedal. Walaupun banyak multiple effects yang aslinya berbasis lantai, perangkat yang satu ini tidak dimasukan ke dalam kelompok efek – injak.
  24. Sustain merupakan lamanya sebuah nada yang menghasilkan bunyi atau suara. Badan gitar yang terbuat dari kayu pada umumnya mempunyai sustain yang panjang. Namun tak sering juga digunakan untuk menyebut threshold kompresor.
  25. Unit yaitu suatu pengukuran tinggi pada efek rak. Yang secara luas efek gitar ini berbasis rak yang mempunyai ketinggian satu unit (1 U).
  26. Wet yang berarti basah. Suara gitar yang sudah dibuat secara khusus yang telah diberi efek. “A purely wet signal” adalah suatu patokan pada bunyi yang sudah diproses semuanya dengan kata lain, bunyi yang tidak diproses dalam artian tidak dicampur (mixing) atau bisa juga tidak dibunyikan. Beberapa efek seperti delay dan chours, mereka membutuhkan mixing antara sinyal basah dan sinyal kering. Efek lain seperti dostorsi semuanya menggunakan sinyal basah.     
  27. Effects Loop merupakan cara menggabungkan efek bersama perangkat lain, biasanya menggunakan ampli gitar, maka gitar tidak lagi memerlukan untuk dihubungkan dengan efek tertentu. Kebalikan dari serries connection.
  28. Feedback adalah suatu jumlah sinyal yang dihubungkan kembali ke prosesor efek. Feedback merupakan pengatur jumlah pengulangan, itu pada delay sedangkan pada flanger yaitu mengatur intensitas efek.
Baca juga: