search-button

Artikel Sejarah Musik Melayu

   
AnakmusikArtikel Sejarah Musik Melayu. Di indonesia penikmat atau pun yang tahu akan musik melayu tergolong hanya sebagian dan biasanya penikmat musik ini banyaknya golongan orang yang sudah berkepala empat ke atas. Namun tidak salah kalau kita juga yang mungkin belum terlalu kenal dengan musik melayu mau mengenal musik melayu lebih dalam lagi. Seperti dibawah ini kami menyediakan ulasan tentang Sejarah Musik Melayu.

Semenanjung malaysia dan wilayah Pantai Timur Sumatera, di wilayah itulah musik melayu ini dijadikan musik tradisional khas negara itu. Dan musik ini pun telah dipengaruhi oleh permainan alat musik lain seperti alunan serunai, petikan gambus, pukulan gong dan rebana. Di Aceh, Deli, Palembang, Riau, ataupun Singapura sampai malaysia.

Dalam legenda musik melayu ini, bisa dibilang musik melayu telah banyak didominasi dengan musik Arab, Cina, India, Persia dan Portugis. Sejarah musik melayu bisa dilihat dari pengaruh luar adalah seni musik atau pun tarian melayu. Adanya perdagangan yang berlangsung sejak abad ke – 13 antara kerajaan Melayu Aru yang berpusat di Deli dengan Malaka, itulah mengapa pengaruh bagi musik melayu bisa terjadi. Pada saat Malaka menjadi benteng portugis sejak tahun 1511 M, sejak saat itu juga musik dan tarian melayu mulai dipengaruhi oleh aliran musik dari Portugis.  Dalam tari Pulau Sari yang dikenal dengan nama Serampang XII terlihat jelas pengaruh Portugis.

Artikel Sejarah Musik Melayu

 Ternyata sejarah musik melayu juga dilihat dari musik arab yaitu Qasidah. Berawal sejak tahun 635 sampai 1600 di Nusantara Gujarat dan Persia, pada saat kedatangan dan penyebaran asama islam. Ini berawal dari pembaca gurindam dan syair yang kemudian dinyanyikan, dan digunakan untuk mengiringi tarian – tarian. Pada tahun 1870 sampai 1888, terjadinya perpindahan penduduk orang mesir dan orang arab yang masuk ke Hindia Belanda, sejak saat itu juga sejarah musik melayu masih berlanjut seiring dibukanya Terusan Suez. Alat musik gambus adalah alat musik yang mereka bawa dan juga dimainkanya musik arab.
Sejarah Musik Melayu
Dan selanjutnya dengan masuknya alat musik ini yang juga sangat cenderung mempengaruhi hingga bercampurnya dengan musik tradisional, syair gurindam adalah alat musik trdisional lokal lain seperti gong, serunai dan lain sebagainya. Sekitar tahun 1940 muncullah alat musik Melayu Deli, dan cara penampilan permianan musik ini yang telah jauh berbeda dengan aslinya yaitu Qasidah. Sejarah musik melayu ini ini juga mulai berkembang tidak hanya menyanyikan syair gurindam, namun berkembang sebagai musik nyanyian hiburan yang juga digunakan sebagai pengiring tarian khas orang melayu pesisir timur Sumatera dan Semenanjung Malaysia. Di tahun 1950 – an sejarah musik Melayu ini masih berlanjut, mulai berkembangnya alat musik elektronik, lalu musik melayu mulai dikemukakan oleh pengeras suara, seperti keyboard ataupun gitar listrik. Dan selanjutnya musik Melayu mulai masuk ke Industri rekaman.

Baca juga: