search-button

Sejarah Alat Musik Gitar Dan Perkembangannya

   
Anakmusik – Mari kita ketahui Sejarah Alat Musik Gitar. Gitar merupakan salah satu alat musik modern yang mengalami perkembangan secara signifikan.  gitar adalah salah satu alat musik yang berdawai dan harus di mainkan dengan cara dipetik, yang mana pada umumnya menggunakan jari tangan. Bentuk  gitar terdiri  atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang kokoh untuk menempatkan senar yang mana pada umumnya berjumlah enam berdempetan. Secara tradisional,  gitar dibentuk dari bemacam jenis kayu dengan senar yang pada umumnya terbuat dari baja ataupun nilon. Beberapa diantaranya gitar modern terbuat dari material atau bahan polikarbonat. Pada umumnya, gitar terbagi dalam 2 jenis: Elektrik dan akustik. Gitar akustik, terbentuk dengan bagian badan (tengah) yang berlubang (hollow body), telah digunakan dalam kurun waktu ribuan tahun lamanya.

Mari Kita Ketahui Sejarah Alat Musik Gitar Dan Perkembangannya


Ada 2 macam gitar akustik: gitar akustik dengan menggunakan senar dari bahan nylon (nylon), juga gitar akustik dengan senar yang terbuat dari baja (steel). Kita ketahui bahwa kata ‘gitar’ atau guitar dalam bahasa inggris, awalnya diadopsi dari sebuah nama alat musik petik kuno di kawasan wilayah Persia, kira-kira tahun 1500 SM yang mana lebih populer dengan sebutan sehtar atau citar. Alat musik tersebut  kemudian berkembang cukup pesat bertransformasi menjadi berbagai jenis model gitar kuno yang istilah umum terkenal dengan sebutan tanbur. Sekitar tahun 300 SM Tanbur Persia  di kembangkan oleh bangsa Yunani dan kira2 enam abad kemudian di kembangkan oleh bangsa Romawi (Bellow, 1970:54-55). Sekitar tahun 476M bangsa Romawi membawa alat musik ini ke Spanyol dan bertransformasi menjadi beberapa jenis yakni: (1) guitarra Morisca yang mana fungsinya sebagai pembawa melodi, dan (2) Guitarra Latina berfungsi untuk memainkan akor. 
Sejarah Alat Musik Gitar Dan Perkembangannya
Tiga abad kemudian bangsa Arab memperkenalkan gitar gambus dengan nama al ud ke daratan Spanyol (Summerfield, 1982:12). Dilihat dari betuknya al ud Arab dan juga kedua model gitar dari Romawi tersebut, kemudian bangsa Spanyol berinisiatif membuat alat musiknya sendiri dengan sebutan vihuela. Hasilnya, vihuela menjadi terkenal di negeri Spanyol. Sementara di sisi lain alat – alat musik pendahulunya mengalami kemunduran (ditinggalkan). Demikian halnya al ud kemudian dibawa dan di perkenalkan ke negara – negara Eropa Barat hinggga mampu menyaingi kepopuleran vihuela di Spanyol. Di Eropa sendiri al ud mendaptkan animo yang sangat bagus hingga bertransformasi menjadi berbagai model lute Eropa sampai kira – kira mendekati abad ke-17. Di sisi lain vihuela mengalami perkembangan yang sangat pesat  hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang mana umumnya digunakan pada saat ini. Itulah sekilas sejarah tentang alat musik gitar juga perkembangannya.

Baca juga: