search-button

Jul 3, 2015

Sejarah Alat Musik Tradisonal Kecapi

Anakmusik – Alat musik tradisional yang satu ini yakni (kecapi), merupakan alat musik klasik yang selalu memberi warna dalam beberapa kegiatan kesenian di tanah Sunda. Bukanlah hal yang mudah dalam membuat sebuah kecapi. Sekilas mungkin kecapi tampak seperti alat musik yang sederhana, namun cara pembuatannya tidaklah gampang. Bahan baku yang di gunakan pun bahan baku yang cukup jarang, yakni kayu Kenanga yang mana terlebih dahulu harus direndam selama ± tiga bulan. Sedangkan senar yang di gunakan untuk mendapatkan hasil nada yang bagus, haruslah menggunakan kawat suasa (logam campuran tembaga dan emas), seperti halnya kecapi yang dibuat pada zaman dahulu. Mengingat saat ini harganya cukup mahal, senar Kecapi zaman sekarang lebih banyak menggunakan senar dari bahan kawat baja.

Sejarah Alat Musik Tradisonal Kecapi

Perangkat waditra Sunda yang hampir terdapat di setiap daerah di Tatar Sunda di sebut dengan Kecapi suling. Waditranya terdiri dari dua bagian yakni kecapi juga Suling. Kecapinya itu sendiri terdiri dari kecapi Indung atau kecapi Gelung atau kecapi Parahu. Walaupun sering disajikan secara instrumentalia, kecapi Suling juga dapat digunakan sebagai alat musik untuk mengiringi Juru Sekar yang biasa melantunkan lagu secara Rampak Sekar dan juga Anggana Sekar. Yang mana Lagu yang di sajikannya ya itu di antaranya : Kaleon, Sinom Degung, Talutur dan lain sebagainya. Laras Salendro, Pelog atau Sorog sering di pergunakan sebagai Larasnya. 
Sejarah Alat Musik Tradisonal Kecapi
Sejarah alat musik kecapi itu sendiri berasal dari dataran Sunda. Dalam tembang sunda atau mamaos cianjuran dan kecapi suling merupakan alat musik kecapi dimainkan sebagai alat musik utama. Dalam bahasa sunda, Asal usul alat musik kecapi merujuk kepada tanaman sentul, yang mana sangat dipercaya kayunya itu sendiri digunakan untuk membuat alat musik kecapi. Kecapi merupakan alat musik tradisional yang juga merupakan alat musik klasik yang selalu mewarnai beberapa kesenian di daratan Sunda ini. Bukanlah hal gampang dalam membuat kecapi.  Kecapi sunda memiliki 5 nada ( pentatonis ) atau tangga nada yaitu Da, Mi, Na, Ti, La. Itulah selintas mengenai sejarah alat musik kecapi sebagai alat musik trdisional Indonesia yang mana memberikan pengaruh dalam perkembangan musik di indonesia saat ini.

Cara Cepat Belajar Pianika Bagi Pemula

Cara Cepat Belajar Pianika Bagi Pemula – Pianika adalah jenis alat musik yang mengeluarkan bunyi jika tiup, sama seperti harmonika. Mempunyai papan tuts seperti alat musik keyboard dan piano. Namun, pada umumnya pianika sendiri mempunyai 3 oktaf papan tuts, dan satu pipa lentur yang digunakan sebagai alat tiup saat dimainkan. Untuk memainkan pianika, tentunya dibutuhkan konsentrasi dan pernafasan yang baik. Selain itu juga, saat jari – jemari kita menekan tuts pianika, kita harus tetap berkonsentrasi meniup pipa secara lembut dan rata, namun mempunyi power. Sehingga akan terjadi kolaborasi antara tangan dan tiupan yang menjadikan bunyi menjadi merdu dan enak di dengar.
Cara Cepat Belajar Pianika Bagi Pemula
Alat musik tiup (pianika), pada umumnya digunakan sebagai sarana pendidikan di sekolah TK, SD, menengah pertama, maupun sekolah menengah atas. Jadi, tidak heran kalau banyak yang menggemari jenis alat musik yang satu ini. Sebelum kamu mengetahui cara belajar pianika, sebaiknya kamu mengetahui kunci dasarnya dahulu. Kuci dasar pianika sama seperti dengan kunci dasar alat musik keyboard. Kamu bisa mengetahuinya disini. Jika kunci pianika sudah benar – benar kamu hapalkan, selanjutnya kamu bisa melanjutkan pembelajaran pianika ke tahap selanjutnya. Pianika sendiri berguna sebagai pengiring dan pemanis di setiap instrument lagu. Pada bagian melodi pokok, maupun kontra melodi.

5 Cara Cepat Belajar Pianika Bagi Pemula

  1. Kegunaan dari Tuts Pianika. Tuts putih berfungsi sebagai nada pokok lagu, sedangkan tuts hitam berfungsi untuk memainkan nada – nada kromatis dari setiap lagu.
  2. Cara Memainkan Pianika. Tangan kiri digunakan untuk memegang pianika, sedangkan tangan kanan untuk menekan tuts pianika, dan mulut yang meniup pipa pianika.
  3. Jari tangan harus lemah dan lembut, sehingga akan leluasa saat memainkan pianika. Selain itu, setiap jari tangan kanan harus mempunyai tugas satu – persatu untuk menekan tuts – tuts tertentu.
  4. Latihan Fingering Tangan Kanan. Ibu jari (1) – Jari telunjuk (2) – Jari tengah (3) – Jari manis (4) – Jari kelingking (5). Lakukan penjarian menggunakan interval nada – nada dasar, seperti nada C – D – E – F – G.
  5. Belajar mengolah teknik pernafasan. Usahakan jangan sekaligus menghirup atau mengeluarkan nafas secara serentak. Lakukan secara perlahan, sehingga akan mendapat pernafasan yang baik, dan menghasilkan bunyi suara yang lemah dan lembut.
Untuk menguasai permainan pianika, tentunya dibutuhkan latihan dan beberapa teknik pembelajaran yang baik pada umumnya. Jadi, bagi pemula yang belajar pianika secara otodidak, harus berhati – hati dan rajin mengikuti latihan pianika secara teratur. Untuk pengetahuan lebih luas lagi dalam pembelajaran alat musik dan yang lainnya, kamu bisa mengikuti fanspage facebook anak musik ini.
Baca juga:

Jul 2, 2015

Sejarah Alat Musik Gitar Dan Perkembangannya

Anakmusik – Mari kita ketahui Sejarah Alat Musik Gitar. Gitar merupakan salah satu alat musik modern yang mengalami perkembangan secara signifikan.  gitar adalah salah satu alat musik yang berdawai dan harus di mainkan dengan cara dipetik, yang mana pada umumnya menggunakan jari tangan. Bentuk  gitar terdiri  atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang kokoh untuk menempatkan senar yang mana pada umumnya berjumlah enam berdempetan. Secara tradisional,  gitar dibentuk dari bemacam jenis kayu dengan senar yang pada umumnya terbuat dari baja ataupun nilon. Beberapa diantaranya gitar modern terbuat dari material atau bahan polikarbonat. Pada umumnya, gitar terbagi dalam 2 jenis: Elektrik dan akustik. Gitar akustik, terbentuk dengan bagian badan (tengah) yang berlubang (hollow body), telah digunakan dalam kurun waktu ribuan tahun lamanya.

Mari Kita Ketahui Sejarah Alat Musik Gitar Dan Perkembangannya

Ada 2 macam gitar akustik: gitar akustik dengan menggunakan senar dari bahan nylon (nylon), juga gitar akustik dengan senar yang terbuat dari baja (steel). Kita ketahui bahwa kata ‘gitar’ atau guitar dalam bahasa inggris, awalnya diadopsi dari sebuah nama alat musik petik kuno di kawasan wilayah Persia, kira-kira tahun 1500 SM yang mana lebih populer dengan sebutan sehtar atau citar. Alat musik tersebut  kemudian berkembang cukup pesat bertransformasi menjadi berbagai jenis model gitar kuno yang istilah umum terkenal dengan sebutan tanbur. Sekitar tahun 300 SM Tanbur Persia  di kembangkan oleh bangsa Yunani dan kira2 enam abad kemudian di kembangkan oleh bangsa Romawi (Bellow, 1970:54-55). Sekitar tahun 476M bangsa Romawi membawa alat musik ini ke Spanyol dan bertransformasi menjadi beberapa jenis yakni: (1) guitarra Morisca yang mana fungsinya sebagai pembawa melodi, dan (2) Guitarra Latina berfungsi untuk memainkan akor.
Sejarah Alat Musik Gitar Dan Perkembangannya
Tiga abad kemudian bangsa Arab memperkenalkan gitar gambus dengan nama al ud ke daratan Spanyol (Summerfield, 1982:12). Dilihat dari betuknya al ud Arab dan juga kedua model gitar dari Romawi tersebut, kemudian bangsa Spanyol berinisiatif membuat alat musiknya sendiri dengan sebutan vihuela. Hasilnya, vihuela menjadi terkenal di negeri Spanyol. Sementara di sisi lain alat – alat musik pendahulunya mengalami kemunduran (ditinggalkan). Demikian halnya al ud kemudian dibawa dan di perkenalkan ke negara – negara Eropa Barat hinggga mampu menyaingi kepopuleran vihuela di Spanyol. Di Eropa sendiri al ud mendaptkan animo yang sangat bagus hingga bertransformasi menjadi berbagai model lute Eropa sampai kira – kira mendekati abad ke-17. Di sisi lain vihuela mengalami perkembangan yang sangat pesat  hingga akhirnya menjadi gitar klasik yang mana umumnya digunakan pada saat ini. Itulah sekilas sejarah tentang alat musik gitar juga perkembangannya.

Bermain Bass Untuk Musik Blues

Bermain Bass Untuk Musik Blues – Gitar bass adalah salah satu alat musik pengiring yang sangat penting untuk di kolaborasikan dengan alat musik lainnya. Berbagai macam teknik gitar bass yang bisa kita gunakan untuk permainan genre musik jazz, blues, dangdut, rock, dan genre musik lainnya. Cara bermainnya pun sangat berbeda, dari satu aliran musik , ke aliran musik lainnya. Ada yang menggunakan teknik bass slap, bass tapping dan masih banyak lagi teknik permainan bass lainnya. Jadi, bagi pemula yang sedang belajar bass secara otodidak, harus berhati – hati dalam pembelajaran gitar bass tersebut. Karena, sedikit saja mengalami kesalahan dalam pembelajaran dasar gitar bass, akan berakibat buruk untuk tahap pembelajaran selanjutnya.
Bermain Bass Untuk Musik Blues
Setiap pemula yang belajar bass secara otodidak, akan mengalami rasa sakit dan pegal pada bagian tangan kanan, maupun tangan kiri. Selain itu juga, ujung jari akan menimbulkan benjulan yang lumayan sakit. Namun, kamu tidak perlu khawatir, karena rasa sakit dan benjulan tersebut akan menghilang dalam waktu beberapa hari. Setelah itu, jari ujung tangan kamu akan merasa kuat dalam menekan senar bass dan tangan tidak merasa kaku saat bermain gitar bass. Setelah kamu menguasai dasar – dasar dalam belajar bass, tentunya sangat mengagumkan jika bermain bass dengan mengikuti alur genre musik yang kamu inginkan. Sebagai dasar pembelajaran dalam bermain gitar bass, saya akan memberikan materi bagaimana cara bermain gitar bass untuk genre musik blues.

Bermain Bass Untuk Musik Blues

Setiap musik mempunyai alur atau tangga nada tersendiri, untuk musik jazz, maupun musik blues. Untuk kamu yang menyukai musik blues, bisa melihat tangga nada gitar bass di bawah ini.
Tangga Nada Gitar Bass Blues
Tangga Nada Gitar Bass Blues
Gambar di atas merupakan tangga nada yang berguna untuk pembelajaran permainan gitar bass, bergenre musik blues. Sebagai dasar pembelajaran tahap awal, kamu bisa bermain dari nada bass (A – C – D – D# – E – G – G# – A) secara terus – menerus. Jika tangan kamu tidak merasa kaku dan sudah lancar dalam alur nada tersebut, sebaiknya mulai bermain dengan improvasi – improvasi dasar seperti menggunakan nada (A – D 2x) dan (E – D 1x) lalu kembali ke nada (A). Sebelum memulai bermain gitar bass, lakukan pemanasan terlebih dahulu, seperti fingering atau senam jari menggunakan nada – nada sederhana.

Baca juga: